Rabu, September 24, 2008

Perbandingan Motor Bebek


Dua kategori motor bebek.
Kategori ini hanyalah sebutan terhadap motor bebek standar dan motor bebek non standar yang kaya akan fitur yang melekat pada motor tersebut.
  • Bebek Super (Hyper Underbone), yang tergolong pada kelompok ini adalah yang bukan semata-mata basic model yang hanya digunakan untuk transportasi saja melainkan mempunyai nilai tambah model, teknologi dan fitur. Misal kapasitas lebih besar di atas 125 cc, diskbrake depan-belakang, pelek racing, sokbreker belakang monoshock, pendingin liquid (radiator), injeksi, spidometer digital dan sebagainya (intinya fitur lebih lengkap). Karena fitur yang lebih inilah harga motor ini menjadi lebih mahal.
  • Bebek Konvensional (Lower Underbone) yang tergolong pada kelompok ini adalah bebek basic model yang hanya digunakan untuk transportasi saja. Karena fitur lebih sederhana dan kapasitas silinder kecil harga bisa ditekan agar lebih murah.



Segi pemasaran dari dua kategori motor tersebut, pangsa pasar terbesar masih dikuasai oleh motor lower underbone dengan 70% dibanding bebek super karena harganya yang terjangkau. Harga semakin mahal maka pangsa pasar akan semakin menurun. Sebagai gambaran motor lower underbone misal Honda Revo terjual lebih banyak dibanding Supra X 125 PGM-FI, Yamaha Vega R penjualanya lebih tinggi dari padaJupiter MX 135. Walaupun pangsa pasarnya lebih kecil, tetapi motor Hyper ini bisa menjadi flagship model bagi tiap pabrikan.


Dengan hadirnya Honda CS1 yang diklaim sebagai spesies baru tetapi masih ada unsur motor bebek sehingga kami masukan ke dalam kategori bebek super bersama produk lain yang sudah eksis duluan yaitu, Honda New Supra X 125 PGM-FI, Kawasaki ZX 130, Suzuki Satria FU 150 dan Jupiter MX 135.

Desain.
Jika yang dibicarakan desain semua orang pasti akan mempunyai pendapat yang berbeda jadi tidak ada maksud penulis mengeneralisir pendapatnya. Jadi kami hanya melihat bebek super yang selama ini beredar di masyarakat. Honda CS1 ini mempunyai tampilan “Nyleneh dan unik” jika dilihat dari depan menyerupai motor sport tetapi jika dari samping dan belakang menyerupai motor bebek. Dengan bahasa pemasaran motor crossover PT AHM membuat segmen motor baru ditengah-tengah antara motor sport dan motor bebek sepertinya motor multi fungsi. Sedangkan Suzuki Satria FU 150 dan Jupiter MX 135 keduanya mempunyai desain bebek jantan atau bebek sporti. Untuk Honda New Supra 125 PGM-FI, Kawasaki ZX 130 desain seperti bebek pada umumnya.

Teknologi.
Honda CS1 mengusung mesin tegak, SOHC,125 cc, radiator, monoshok belakang, rem cakram depan-belakang dan tranmisi 5 speed, 12.8 PS/10.000 rpm. Yamaha Jupiter MX 135 cc, SOHC, radiator, monoshok belakang dan transmisi 4 speed 11.17 PS/8.500 rpm. Suzuki Satria FU 150 mesin tegak 150 cc, DOHC monoshok belakang, rem cakram depan-belakang dan tranmisi 6 speed, 16 PS/9.500 rpm. Supra 125 PGM-FI mesin 125 cc, SOHC, rem cakram depan-belakang dan tranmisi 4 speed, 9.18 PS/7.500 rpm. Kawasaki ZX 130 mesin 130 cc, dan tranmisi 4 speed, 10.1 PS/7.500 rpm.

Jika dilihat dari teknologi maka Satria 150 FU lebih unggul karena kapasitas mesin lebih besar 150 cc, power 16 PS dan DOHC-empat valve.

Rentang Harga (Agustus 2008).
  • 13.65 juta Kawasaki ZX 130.
  • 14.95 juta Yamaha Jupiter MX-CW.
  • 15.90 juta New Supra 125 PGM-FI.
  • 16.99 juta Suzuki Satria FU 150.
  • 16.90 juta Honda CS1

Apa yang Anda inginkan untuk sebuah motor?
  • Jika yang berjiwa sporti namun menginginkan motor yang mudah dikendarai seperti motor bebek, adalah pilihan CS1 ini barangkali lebih tepat karena produk ini menjembatani atau mengakomodir dua kategori motor bebek dan sport.
  • Untuk yang menginginkan performa lebih unggul dalam hal teknologi pilihan akan jatuh pada Suzuki Satria FU 150 karena teknologi DOHC lebih tinggi dan cc lebih serta power yang lebih besar dari pesaingnya.
  • Jika menginginkan model tidak terlalu “ekstrim” tapi tetap sporti Jupiter MX-CW bisa menjadi pilihan teknologi sudah maju, cc cukup besar dan harga lebih murah diantar dua pesaing di atas.

Tetapi untuk keputusan akhir tetap di tangan Anda karena untuk memilih sebuah model motor bebek super bukan hanya faktor di atas saja. Masih ada faktor yang lain misal, brand atau merek, penggunaan, umur pemakai, harga, pelayanan purna jual dan lain sebagainya.

Perbandingan spesifikasi Bebek Super

MotorKawasaki ZX 130Jupiter MX-CW Supra 125 PGM-FI Satria FU 150Honda CS1
PxLxT(mm)1.904 x 709 x 1.0501.945 x 705x 1.0651.889 x 702 x1.0941.945 x 650 x 9801.932 x 682 x 1.042
Jrk terendah ke tnh(mm14214013695130
Berat kosong (kg)10410410795114
Kap. tangki BBM (liter)3,743.74.94.1
Type rangka BackboneDiamondUnderboneUnderbone Twin tube
Shock depanTelescopikTelescopik Telescopik Telescopik Telescopik
Shock belakang Lengan ayun spiralMonoshock Lengan ayun spiral Monoshock Monoshock
Rem depan CakramCakram Cakram Cakram Cakram
Rem belakang TromolTromol Cakram Cakram Cakram
Type, ukr ban depan 70/90-1770/90-17 70/90-17 70/90-17 70/90-17
Type, ukr ban blk 80/90-1780/90-17 80/90-17 80/90-17 80/90-17
Mesin, type 4 tak-SOHC4 tak-SOHC 4 tak-SOHC 4 tak-DOHC 4 tak-SOHC
Pendingin UdaraLiquid radiator Udara Udara Liquid radiator
Diameter x langkah (mm) 53x59.154x58.7 52.4x57.9 62x48.8 58x47.2
Volume silinder (cc) 130134.4 124.8 147.3 124.7
Rasio kompresi 10:110.9:1 9.0:1 10.2:1 10.7:1
Daya maksimum (PS/rpm)10.1/7.50011.17/8.500 9.18/7.500 16/9.500 12.8/10.000
Torsi maksimum (NM/rpm)10.7/5.50011.65/5.500 9.7/5.000 12.5/8.500 10.2/7.500
KarburatorKeihin NCV24Mikuni VM22 injeksiMikuni BS26 injeksi
TransmisiSentrifugal A/T 4-speedManual 4-speed Sentrifugal A/T 4-speed Manual 6-speed Manual 5-speed

Source: YMKI, AHM, KMI,IMNI

Sabtu, September 20, 2008

Sekilas tentang Satria qu

Antara Suzuki Satria 150 Fu dan Suzuki FXR 150 suksesi mahakarya Suzuki Asia tenggara

FXR adalah produk Suzuki yang cukup jempolan pada masanya. Ia diproduksi di Malaysia sejak 1997 untuk pasar Eropa, Australia, dan Asia. di Indonesia motor ini sekaligus menggantikan RGR 150, sportbike yang masih bermesin 2 tak. Di luar Indonesia, ia menggantikan seri RGV 125 yang juga bermesin 2 tak.

Sebenarnya tanpa disadari Suzuki Asia Tenggara juga telah meneruskan tradisi mahakarya yang telah dirintis oleh FXR. Yaitu dengan lahirnya suksesor dari Satria 120. Sebuah Mahakarya di millenium ke 2, Suzuki Satria 150 FU, bebek jantan dengan performa Sportsbike. Agaknya ini merupakan kejelian dari bagian marketing Suzuki. Melihat permasalahan dari dua sisi yang berbeda namun berhasil mengatasi keduanya dengan sempurna

Sisi yang pertama adalah kualitas dan performa

Yang pertama disebut sama sekali bukan masalah pada Suzuki FXR. Berbagai jenis teknologi yang ada pada saat itu telah dijejalkan pada FXR - mulai dari oil cooler hingga Fully digitalize Speedometer, bahkan yang terakhir disebut baru diaplikasikan secara penuh oleh Ducati pada tahun 2003 pada produk flagship mereka, Superbike 999. Sementara pengguna FXR sudah bisa menikmatinya paling tidak sejak tahun 2000. Untuk performa tidak perlu ditanya, tenaga 21 hp dapat tersalur mulus ke roda belakang FXR.

Performa yang ditawarkan oleh FXR hampir semua dimiliki oleh Suzuki Satria 150 FU. Meski mesinya hanya menelurkan 16.8 hp tetapi bobot Satria 150 Fu yang hanya 95 kilogram - lebih ringan 23 kilogram dari FXR. Menjadikan Satria 150 FU bebek terkencang yang ada di pasaran, bahkan bisa dikatakan di dunia ! (baca ~ Penyebaran). Untuk masalah top speed jangan dirahukan. Satria 150 FU tidak mengalami kesulitan untuk melaju 145 km/j dan beberapa klaim mengatakan bebek ini mampu mencapai 190 km/j.

Faktor ekonomis dan pemasaran

Belajar dari pengalaman akan ketidak suksesan FXR di pasaran, Satria 150 FU dapat mengatasi dengan baik. Kegagalan FXR bertahan dipasaran sebetulnya hanya dipengaruhi tiga hal. Hampir sama dengan TZM, FXR lahir di saat trauma krisis moneter yang masih membekas di masyarakat. Yang kedua adalah pada awal tahun 2000 masyarakat masih terbiasa dengan istilah mesin sport ya mesin dua tak. Tak aneh, karena saat itu hampir semua motor beraroma sport bermesin dua tak, diantaranya mulai dari Ninja 150, Nsr 150, Suzuki RGR 150 dan bebek bebek 2 tak lainya semisal Satria 120 dan Yamaha F1ZR-H. Yang ketiga dan yang paling signifikan adalah kenyataan bahwa bagaimanapun juga motor bebek lebih laku. Karena image bebek dimasyarakat adalah motor yang hemat dan nyaman dipakai sehari hari, sedangkan motor sport dianggap boros dan tidak nyaman.

Tiga problem yang dihadapi tiga problem diatasi. Suzuki Satria 150 mampu menyelesaikan tiga tantangan sekaligus. Pertama Satria lahir disaat ekonomi mulai stabil sehingga daya beli masyarakat sudah kembali menguat. Kedua naiknya harga BBM serta isu akan dihapuskanya motor dua langkah dari pasaran membuat mau tidak mau masyarakat beralih kepada mesin empat langkah, termasuk juga motor sport empat langkah. Yang terakhir, karena memang faktanya motor bebek lebih laku , Suzuki Satria memanglah motor bebek jadi bukan masalah baginya untuk diterima masyarakat dan lagi tidak seperti FXR yang merupakan terobosan baru, Satria 150 FU adalah produk penerus dari Satria 120 yang sudah lama dikenal di masyarakat.

Terkencang di muka bumi

Bagi para pemilik Satria 150 FU bolehlah berbangga kalau tungganganya mendapat gelar - paling cepat di bumi. Tidak berlebihan bahwa Suzuki Satria 150 FU merupakan bebek paling kencang di muka bumi. Karena hingga saat ini memang belum ada motor bebek yang lebih kencang dari Satria 150 FU. Disamping itu, populasi motor bebek hanya tersebar di Asia, terutama Asia tenggara dan tidak terdapat di benua manapun. Meskipun kenyataan ini juga terpengaruh atas anggapan motor bebek dengan mesin di atas 100cc dianggap berbahaya untuk ukuran Eropa dan Amerika sehingga dilarang beredar !

Disadur dari Ducatimonster.wordpress.com

Suzuki FU 150 berkapasitas 150 cc, 4 langkah, 4 katup twin cam, dilengkapi karburator Constant Velocity, Mikuni BS 26 รข€“ 187. Desain sangat sporty dan memiliki cita rasa yang sangat tinggi, merupakan sepeda motor bebek sport 4 langkah pertama yang mengusung mesin 150 cc dengan teknologi superbike / super sport bahkan sport production, hal inilah yang membuat FU 150 SC terbaik di kelasnya.

Kenyamanan dalam berkendara yang diperbaiki dengan penggunaan rangka yang kokoh tetapi ringan, Rim dengan telapak lebar berjari-jari 10. Desain khusus yang unik dilengkapi Double Disc Brake besar dan masih banyak fitur-fitur lain yang ditawarkan FU 150 SC.

Konsep Disain

Suzuki FU 150 SC telah dikembangkan untuk mewujudkan konsep produk sebagai berikut: sepeda motor yang memiliki performa mesin yang bertenaga dengan berat mesin yang ringan khususnya untuk kategori bebek sport underbone 4 langkah, serta gaya asli yang memiliki identitas Suzuki yang kuat. FU150 SC didukung oleh mesin berpendingin udara / SACS yang berkapasitas 150 CC (untuk kategori bebek sport 4 langkah terbesar) dengan performa yang tinggi. Tampilan silinder alumunium menggunakan Suzuki Composite Electrochemical Material (SCEM) untuk keefisienan dalam hal perpindahan panas, sesuai dengan pendingin oli yang berkapasitas besar yang dimiliki oleh model ini. Berat keringnya hanya 95 kg (teringan di antara bebek sport lain untuk kategori underbone 4 langkah sport). Hal ini dicapai berkat disain kombinasi terbaru dari roda alumunium yang ringan, instrument yang ramping, berat rangka dan mesin yang ringan. FU 150 SC juga menampilkan lampu depan ganda yang letaknya vertikal sehingga menimbulkan kesan sepeda motor Suzuki yang mewah, berperforma tinggi layaknya GSX R-1000 (supersport yang mendominasi garis finish pertama di setiap lintasan balap seluruh dunia), instrument panel yang sporty dengan speedometer digital dan tachometer analog serta body yang sporty.


Mesin FU 150 SC

Mesin FU 150 SC mempunyai keunggulan pada teknologi yang diterapkan pada mesin berkapasitas 150 CC 4 langkah, pendingin udara / SACS (Suzuki Advance Cooling System), DOHC, SCEM (Suzuki Composite Electrochemical Material) masuk dalam kategori underbone sport dan merupakan kendaraan bergaya sport terbaru.


Mesin Berkapasitas Besar 150 CC

Mesin 150 cc yang berkelas unggul untuk performa yang sempurna. Mesin FU 150 SC yang bermesin 150 cc menawarkan standar baru pada performa sport underbone. Mesin 150 cc menghasilkan tenaga, akselerasi, dan kecepatan tertinggi.

Pendingin Udara dengan Disain SACS

Disain SACS digunakan pada sepeda motor sport performa tinggi, merupakan sistem pendingin Suzuki yang kompak dengan efisiensi tinggi. Sistem ini menyalurkan oli mesin untuk mendinginkan kepala silinder (komponen paling panas dari suatu mesin) dan dilengkapi saluran oli untuk mendinginkan piston. Saluran ini akan mengurangi panas pada bagian bawah piston. SACS memperbaiki efisiensi pembakaran dan memperbaiki konsumsi bahan bakar. Hal inilah yang membuat mesin DOHC FU 150 SC berputar lebih tinggi dan menghasilkan tenaga serta ketahanan yang lebih baik. Kebutuhan oli dalam jumlah yang banyak khususnya untuk kebutuhan pendinginan dan pelumasan maka kapasitas pendingin oli menjadi lebih besar.


DOHC dan 4 Katup

Double Over Head Camshafts (DOHC) dan 4 katup persilinder merupakan salah satu tipe mekanisme katup (valve train) yang terlihat hampir pada setiap mesin sepeda motor sport yang mempunyai performa tinggi. Sistem DOHC dengan mekanisme katup Direct Acting Valve Drive Mechanism, memungkinkan operasional katup yang ekstra halus pada rpm tinggi. Hal ini membuat mesin dapat berputar tinggi yang memberikan sensasi performa sporty dan efisiensi tinggi.




Selasa, Mei 27, 2008

Test Jupiter Z & MX to Ciloto Pelabuhan Ratu

Bulgary Club 19 Mei 2008, Senin pukul 21.10 berangkat 2 motor Yamaha Jupiter MX gress mei 2008 + Satriaqu FU150 berboncengan 'Budi + Yono & Wakamao + Adrian jemput Riky n Yang2' pakai Yamaha Jupiter Z "yang siangnya nyrempet taksi he he he ....'

Cuaca jakarta is ok... hanya sempat ketilang yach... itung itung uang kopi buat si petugas 'kasian malam dingin perlu ngopi kali ye...!, perjalanan malam itu penuh hiburan disepanjang perjalanan dari Parade drumb band sampai nonton orang pacaran di jalan layang kp.rambutan weleh weleh...., sempat isi bensin di cibinong tapi sesampainya di pertigaan warung jambu 'byuuurrr ...hujan deras, jadi kita pada minggir teduhan pas tusuk sate pertigaan.duuuuhh, riky tambah mmmm sepertinya bogor milik berdua., perjalanan dilanjutkan truss naik ke ciawi n gas tancap setengah maklum skalian test MX baru. sampai di puncak pass kurang dikit n lebih tepat di seberang mesjid puncak, kita istirahat makan indomie n bubur + kopi panas yang ternyata semuanya gak terasa panas... istirahat +- 45 mnt n perjalanan dilanjutkan to Ciloto n sesampainya dipersimpangan kami trus berbalik arah... mantapnya perjalan malam itu diwarnai kabut dan cuaca dingin... sesampainya di cibulan kami sempat beli leh oleh 'adrian tak lupa beli ubu cilembu...' waktu memunjukan pkl. 02.30 dan saat itu juga tercetus dari budi n ricky untuk langsung ke Pelabuhan Ratu...'wah pikirku bloom tau dia ... ' yah sudah, ok! jawabku.

Perjalanan to Pelabuhan Ratu is ok..., sepanjang perjalanan to sukabumi situasi sudah membaik ' mungkin trauma Tragedi Sopan Sopian.... ' gak ada lagi aspal bolong dan bergelombang dan di beberapa titik sedang dalam tahap pengerjaan, motor bisa dipacu s/d 80km ' klo untuk FU sih masih pelan tuh...' si Z n MX diblakang....

Sebelum masuk bukit Cikedang kita isi bensin full tank semua n waktu itu menunjukan pukul 03.50 pagi.. tak terasa perjalanan sudah masuk bukit Cikedang, suasana tikungan yang tak isa dihitung lagi n ditambah kabut pagi sudah mulai turun , jalan gelap tiada penerangan kiri kanan bukit dan jurang hanya bulan yang sudah mulai meredup setia menemani kami.... duuuh kok gak nyampai nyampai ya pak... gerutu adrian, pegel kali yeh ... tapi dia menikmati pa lagi ditambah canda agar mengusir rasa kantuk di pagi hari... dan sempat berfoto di kegelapan pagi ditengah perkebunan teh.

Pkl. 5.10 sampailah di pelabuhan ratu n langsung tiduran di saung tepi pantai ' lupa namanya ...', lagsung tertidur pulas ditemani ombak yang berderu kencang 'wussss.... byuuurrr !!!', budi dkk pesan kopi n menikmati fajar pagi hari...

tepat pukul 07.00 pulang lewat perjalanan yang sama, sambil melihat lihat pemandangan dan berfoto ria...
itu jupiter Z n MX kuat juga ngacir di tanjakan yang memang menanjak ' wuiisss...', mendahului Satriaqu , entah knapa kecapean main kopling sampai sampai terlambat over gigi naaaahhh ! jadilah ' ngendat ngendat !..., memang agak berat ditanjakan yang extrim dan harus pintar main kopling ' yah maklum baru 5 bulan ini biasa dalam kota...' tapi aku gak khawatir di jalan yang mulai datar... daaaaaggggg... wuiiiissss satriaqu melambai... tapi ya itu bensin brooo ' berasa euih..., tung punya itung mumpung bensin blum naik ' 4 hari kemudian tuh bensin naik dari 4,500 to 6,000.- per liter. '

Panas n macet membuat mata bertambah kantuk !...., pukul 12 an sampai lah di jakarta to rumah masing2 dengan selamat ' Terimakasih Tuhan Engkau berikan hari yang indah untuk dapat menikmati keindahan ciptaanMu di pagi hari dan PerlindunganMU sepanjang perjalanan kami....GBU for All... ' Thank fr. Budi Yono Adrian Riky & Lia '

click disini , mo lihat foto selengkapnya....

Senin, Maret 24, 2008

Tour de Pelabuhan Ratu via Cikedang

Sabtu 22.03.08 pagi jam 04.00 Muchsin dah sampai di depan rumah... waaah kita baru bangun n siap siap tour, nyarap mie kuah n segelas teh manis sambil menunggu teman teman lainnya, Agung serta Cory juga Hendro tak lupa ikut Andri dan Prakoso... tepat pukul 06.00 berangkatlah kami dari gandul..., sesampainya di pertigaan parung kami menunggu Sandes dari arah ciputat. Tujuan touring kali ini sebenarnya to Cibodas tetapi karena medan dan jarak yang sudah kami anggap biasa maka dipindahkan tour de Pelabuhan Ratu via Cikedang dan tujuan lainnya menemani Desi, Yudi dan Daud yang sudah terlebih dulu berangkat ke Ujung Genteng tempat penangkaran penyu, mereka berangkat jumat pukul 17.30 dan sampai diujung genteng pukul 01.30 dini hari 'nuekaaat euuih ....'.

Perjalanan lancar hanya saja ruas jalan Bogor ' warung jambu' off road ' ancuuur beraaat!' karena ada galian under ground di persimpangan rel kereta ditambah lagi arah ciawi sukabumi sampai daerah 'apa yaaa lupa namanya...' pokoknya Pom bensin kedua dari arah ciawai ' rusak berat !' benar benar off road 'hanya saja aspal yang ancur tergores air hujan.

he he he ada cerita lucu Hendro dan Sandes kebablasan ke arah puncak... ' maklum kesepakatan awal tour de cibodas', kita sempat sarapan pagi... ditengah perjalanan prakoso mual mual sehingga mereka bertiga pulang balik arah to jakarta...', maaf ya ... habis makan perut diguncang guncang jalan ancur !.

Kami 4 motor, Satria F150 + Scorpio 225 + Tiger 200 n Megapro 160, melaju kencang... bukit cikedang kami lalui selayaknya 'rossi' tikungan tajam plus naik turun, belokan patah kemudian tanjakan hampir 60 derajat ditampah kondisi jalan sempit n kiri kanan jurang dan tebing namun semua itu terbayarkan dengan pamandangan yang waaah sulit diceritakan ' coba sendiri dan kami pun mau mengulangi lagi di lain waktu.... ' kondisi jalan seperti itu satria F150 qu serasa ringan sampai sampai rem cakran depan belakang tidak berfungsi ketika harus melalui turunan yang tajam... mungkin karena berboncengan kali yach... duh Namiho seneng buanget plus masih bisa ketawa ce kakak ce kikik dalam menikmati situasi jalan seperti itu....

Sesampainya di pelabuhan ratu, kecapean n sambil menikmati indahnya pantai kami menunggu datangnya Eci Daud Yudi dari ujung genteng.... sruusup ! kelapa muda dilahap + nasi goreng seafood ada juga keredok... sambil berfoto ria.

Mau lihat foto selengkapnya click disini...

pkl.13.45 mereka sampai di tempat pertemuan, berfoto dan berenang di pantai bahkan mandi pasir. pkl.15.45 kami siap2 pulang n tiba tiba angin kencang dari arah lautan serta hujan menghantar kepulangan kami kejakarta..., terlebih dahulu isi bensin di spbu pelabuhan kemudian arah via cikedang di sertai hujan gerimis dan aspal basah kami nikmati perjalanan sekalipun terkadang scorpio 225 'Agung n Cory' terbatuk batuk 'busi basah kali yeeee...' namun si smash 'Daud' ngaciiir truusss... sepertinya perjalanan pulang lebih berat karena didominasi oleh jalan yang mendaki tajam disertai tikungan tajam .

Pertengahan perjalanan di daerah cimelati kami berhenti sekedar untuk istirahat makan ' ada bubur ayam, roti panggang, mie rebus telor setengah matang susu ovaltine juga kopi...'. jalan kali ini lebih parah berlobang dan bueeecek !'.

Didaerah parung sempat mampir makan duren 'berkat Sandes juragan duren'.

to be continued....

Senin, Maret 03, 2008

Ayo touring de Sukabumi or Sumedang or .....


Sudah lama XRaider ga touring, seingat penulis terakhir kita jalan to Cianjur bertepatan dengan lebaran ke 2.

Ada rencana nih selesai kebaktian Jum'at Agung 21 Maret 2008, mo touring lagi to... rencana sih banyak n klo gak salah ada 5 lokasi yang mau di tuju yaitu... Sukabumi ujung "gak tau lokasi tepatnya' , pantai Cirebon, pantai pangandaran atau Sumedang via Cadas pangeran ditambah lagi Pemandian air panas Guci 'Tegal' ...

Yosino sun, Hendro, Bambang n Matius nih pencetusnya tentu saja Bagyo dkk ikut serta lho, pa lagi penulis he he he ' skalian test tanjakan pakai Satria FU150' n jangan kalah sama penganten baru ' kang Mamat' tetap semangat touring skalian bulan madu kali yeee....

Senin, Desember 03, 2007

nyok..! tour ke Temanggung - Jateng

Xraider.... tour ke Temanggung
+- 500 Km
Jadwal brangkat :
  • Rabu 19 Des '07 Malam pkl. 21.00 via route utara~> Bekasi~> Cikampek~> Sukamandi ~> Indramayu~> Cirebon ~> Tegal ~> Pemalang~> Pekalongan~> Kendal~> Alas roban~> Perbukitan Weleri ~> Ngadirejo ~> Parakan ~> Temanggung ( Kranggan ).
  • Kamis siang ☼ 12.00 sampai di temanggung, Istirahat dulu...
  • Kamis malam kita jalan2 n cari makanan khas Temanggung / Magelang
  • Jumat pagi, rekreasi ke air terjun / tawang sewu atau mandi air panas di daerah Bojo
  • Jumat malam pkl.21.00 back to Jakarta, mo via route mana...( pagi mampir n mandi air panas di Guci - Tegal ....) ?
  • Sabtu 22 Des' 07 Sore ☼ 17.00 sampai Jakarta... ( kelebihan waktu untuk mampir2... )
Gimana tantanganya....!?



Perjalanan Kranggan 'Temanggung' to Gandul 'Jakarta'

Rabu 19 Des 07, dengan tergesa gesa sepulang kantor langsung to pulo gadung sendirian, naik handoyo jam 18.15 dari pulo gadung bis amat molor tujuan to Kranggan Temanggung untuk jemput Satria FU150 qu..., Sampai kranggan kamis pkl 07.40 istirahat sbentar sambil tunggu Yosia pulang kuliah dari jogja untuk temani ke Jakarta... tepat pukul 17.15 boncengan dengan jaket hujan lengkap disertai awan mendung pekat dan gerimis berangkatlah kami... start Yosia bawa via kota temanggung, parakan, ngadirejo, sukorejo, weleri kemudian masuk kendal, jalan baru alas roban, pemalang, pekalongan, tegal 'sempat makan di alun2 sate mentok kuah tahu ' [ total jarak 210Km ] .... trus penulis bawa start 'Cirebon via jalan pantura 'sempat nyasar kebablasan didareah palimanan ada pertigaan truuus +- 1 km baru ngeh klo salah jalan to Ciamis / Bandung, balik arah kejalan yang benar truus sukamandi, cikampek truuus karawang bekasi, kali malang... gatot soebroto, prapanca... arteri, fatmawati, pd labu dan finish depan pintu rumah .. [ total jarak 290 km ] tepat km menunjukan selisih jarak 500 km tidak kurang tidak lebih ! dan jam menunjukan pukul 07.15 Jumat pagi. dengan modal isi bensin full tank 5x dari pom bensin di Kranggan, pekalongan, cirebon, sukamandi n terakhir kali malang bekasi n klo dihitung rata2 pemakaian 1 liter untuk 35 km, dengan kecepatan rata 80-90 km/jam dan max 130 km / jam n blum top gear + gas blom mentok bener2 nih nyali di test, hujan gerimis dan kondisi aspal licin makanya gak berani lebih dari itu... to be continued




Senin, Oktober 22, 2007

de Cianjur Touring 2007

15 Oktober 2007, jarum jam menunjukan 05.45 berangkat dari rumah bersama ex pacar... menanti kawan di pr4an trakindo cilandak namun perut ini tak kompromi maka.... tau deh, di spbu depan nestle sambil selesaikan panggilan alam, penulis tunggu kawan2 kumpul. jam menunjukan 7.05 semua dah pada kumpul n langsung start to Cianjur.
Perjalanan via cibubur trus jonggol sambil hampiri Bambang n istri ketemuan di daerah cilengsi, perjalanan dilanjutkan .... wah memang benar kata mereka bahwa jonggol jalan alternatif yang baik dan kendaraan dapat dipacu lebih cepat, hanya perlu hati2 karena banyaknya tanjakan dan turunan yang disertai tikungan tajam, memang sih untuk pemandangan kurang menyejukan tapi itu semua dapat diimbangi dengan kondisi jalan yang baik....
sempat berfoto di daerah mana yach...,
waduh ga nyangka kalau perjalanan kali ini tak kalah menyenangkan, pa lagi ada ibu Sri yang merespon dengan baik dan spontan mengatakan ' wah kalau ada touring lagi aku mo ikut lho !...,ternyata uenaak naik motor jalan jauh gini. ' he he he juga kesan dari Joel yang baru kali ini ikut serta ' duuuh enak, mantaaap ... kapan lagi kita touring nih...?'.

Sampai Cianjur tepatnya didaerah Ciranjang kampung apa yach...? lupa euih..., di kediaman rumah alm. Bpk.Supartono, kami diterima dengan sukacita dan memang tujuan tour kali ini adalah menjenguk atau silaturahmi ke rumah beliau. Tak lupa mampir ke danau / waduk cirata n kebetulan disana ada tantenya christin yang baru membuka lahan tambak,... wah ini adalah pengalaman baru dan baru tahu kalau kedalaman dibawah tambak itu lebih kurang 80m.

tak lupa mejeng n mancing tapi sayang tambak orang, duh ikannya gemuk gemuk maklum kenyang makan... lha 6jt sehari untuk operasional termasuk pakan ikan, itung punya itung 3 hari dah bisa beli honda tiger baru he he he...

jam 15.30 kami pamit pulang, disertai hujan gerimis dan jalan yang licin kami pulang. namun kali ini Bambang wulan via jonggol karena harus kejar waktu ke cinere untuk sowan ke eyangnya dan kami yang tersisa sengaja via cipanas - puncak demi leh-oleh, wadaaau hujan semakin deras ditambah pohon tumbang di daerah cianjur n mo ga mau kami cari jalan lain sekalipun sangat muacet. Akhirnya lepas juga dari cianjur menuju cipanas... kondisi jalan macet cet cet..., sebelum 2km kota cipanas kondisi sudah separah ini. sesampai di pasar cipanas kami beli deh tu leh oleh, ada yang sekedar alpukat juga makanan khas cipanas 'gembolngnya ibu juju', saking laparnya Kurnia tak dapat menahan motor diwaktu sang ibunda sri naik,... blug jalan licin jatuh deh tuuh timpa dagangan orang he he he ' wortel dagangan remuk !, akhirnya makan sate maringgih sekalipun harus antre ... mmm uenak namun kurang nikmat karena masih banyak yang nunggu 'gak nyantai gitu looh..!.
Klo mo lihat foto2 lainya klick aja disini...

Kondisi jalan berhenti total sampai di penghujung cisarua n polisi dimana mana, ada sedikit cerita yang tak terlupakan , di perpecahan jalan perkebunan teh dalam kondisi macet total motorpun tak bisa jalan, namun.... he he he kami nekat bablas lawan arah ' siapa tuh pencetusnya..?? n akibatnya kena deh tuh pentungan polisi ' plak plak ..., helm satu persatu kena stempel pentungan pak polisi....

perjalanan dilanjutkan dan kondisi macet ini diakhiri di penghujung cisarua, sambil rehat sebentar kami tertawa lepas sambil membicarakan masalah 'pentungan polisi tadi...', trus tancap gas tanpa rehat kami lepas dari kota bogor via cibinong, satu masalah lagi motor gl pro nya joel kehabisan bensin 'maklum ga diisi dalam perjalanan, mungkin lagi test kapasitas bensin kali yach...' untung dekat pompa bensin.

Perjalanan kami lanjutkan dan tiba dirumah masing2 lebih kurang 22.30 dan berarti perjalan pulang via puncak memakan waktu 7 jam 'kondisi cet macet !', padahal pergi via jonggol hanya 3 jam 30 mnt saja 'tapi gak macet lhooo !' mengenai jarak tempuh 'pada spedometer penulis' selisih lebih kurang 11 km saja 'lebih dekat via jonggol', inilah perjalanan kami yang sangat melelahkan tapi menyenangkan.

Jumat, September 07, 2007

Ke Lembang euih...

Jum'at malam 19 Januari 2007 selesai berlatih musik, ada yang pulang dulu kerumah nyiapin yang perlu dibawa... jam 21.30 kita kumpul di Cilandak rumah Hendro Agung n 15 menit kemudian kita brangkat n tak lupa doa dulu, menuju ke kp.rambutan n jalan cibinong kita tunggu Yosino san dan kawan kawan lainnya... jam menunjukan pukul 22.20 start lengkap berangkat to lembang.

Duuhh dinginya puncak saat itu hari gerimis n mo ga mau harus pakai jas hujan, karena cuaca begitu dingin ..yach biasa mampir ke spbu untuk isi bensin n buang hajat kecil...
Malam itu puncak lancar buanget tanpa hambatan, sampai puncak pass mampir dulu minum kopi, makan supermi, ngemil juga tak lupa basic illusion untuk penghangat badan weeesss!...
Perjalanan dilanjut dengan kecepatan rata rata 60-70 km/jam, sesampai tepatnya di pasar buah cipanas si broer sandes buang helm.... plaaaang, waaah lupa knapa yachh !? sesampai di cimahi kita spontan belok kiri jalan pintas to lembang lewat pemancar tvri bandung n waduuuh jalannya menanjak lurus n ngeden deh tu motor ! tapi sempat sempatnya setor hajat kecil di pinggir pagar kebun orang, singkat cerita sampailah di hotel melati lembang maka tidurlah semua ( jam memunjukan pukul 3.15san n pagi jam 6an terdengar 'hai orang berdosa bangunlaaah !....' ini pastinya nyanyian broer sandes, maka bangunlah kami semua karena gak mau disebut orang berdosa he he he.....

Usai sarapan pagi xraider brangkat to ciater... nah ini dia tanjakan yang sepertinya tak berujung plus ditambah kemacetan, spontan saja motor xraider pada mengaung ngaung..., tangkupan perahu dilewati n langsung to ciater, sesampai di ciater Xraider sempat kaget karena parkir cukup mahal + titip helm Rp.6000, nah ditambah masuk to lokasi wisatanya diberlakukan seperti di ancol saja... masuk bayar n berenang bayar lagi... he he he.... tapi semua ini terbayarkan dengan air panas plus aroma belerangnya..., jam 10.30an kami keluar dari ciater n rencananya menuju jakarta via subang purwakarta kondisi cuaca hujan gerimis n jalan licin, sekali lagi broer sandes terkena gatal gatal alias bidureen he he he... kacian deeeehh...., mampirlah kita ke kedai makan untuk makan siang sekaligus mengobati bidurannya broer sandes.... minum deh tuuuh susu kental manis untuk penetral.

Karena perhitungan waktu dan jarak tempuh via subang yang lebih jauh, maka Xraider balik arah pulang to Jakarta via cimahi lagi.... wauh perjalanan yang melelahkan tapi menyenangkan. Perjalanan pulang terbagi dua kelompok, ada yang lewat jonggol 'cianjur kanan'... n penulis bersama sandes, agung daud via cipanas n puncak 'nyempetin makan jagung di parkiran mesjid besar puncak pass bersama sandes n agung daud sendirian ngacir to jakarta karena jadwal masuk gawe.
Jam menunjukan pukul 21.an ketika matikan mesin motor di pelataran rumah.

Kamis, Agustus 30, 2007

Touring demi tour...

Ternyata hobi touring ini juga direspon's oleh beberapa teman kerja antara lain Yosino san adalah seorang pimpinan perusahaan asing yang ternyata juga mau mensponsori penginapan disetiap perjalanan Xraider ' Arigatoo gozaimasu.... mr ', ini ada beberapa foto perjalanan kami antara lain,...


Perjalanan ke Ujung Genteng di bulan puasa menjelang Lebaran 2006, waaah asyik banget karena hampir semua ikut apalagi ditambah alfred yang lagi gaya mancing paus !, wah dia tuh pinter NihonGo sehingga dapat menemani Yosino san ngobrol sambil ngelancarin dia punya bahasa.
Perjalanan keujung genteng waahh baguus euiih... dengan jarak dari Jakarta kurang lebih 235 km, atau 85km dari pertigaan menuju Pelabuhan Ratu dari arah sukabumi, belok kiri sesudah pom bensin teruuuss naik, nikung kanan kiri... sebelah kiri jurang kanan bukit
kemudian masuk perkampungan dan perkebunan teh, naik turun n jalan banyak berlobang... truuuus turun terlihat lautan naaah! tuh dia Ujung Genteng !.



Disana penginapan cukup mahal dan juga hasil tangkapan nelayan harganya waaah.. hampir menyamai pasar di jakarta hanya saja lebih segar...
namun hal itu terobati karena suasana pantai yang beeeursih dengan pasir putihnya dan ombak yang tiada hentinya.











kemudian cerita punya cerita keluarlah ide untuk touring ke Cisolok... nah kalau ini belok kanan sebelum pelabuhan ratu dari sukabumi, dan boleh ajak pasangan ' istri ataupun pacar, liat aja fotonya....

ada cerita lucu diperjalanan ini yang katanya Yosino san ngejengkang karena sulit menahan motor dalam keadaan jalan amat menanjak dan rem mendadak terlambat oper gigi rendah... he he he....








maaf karena penulis gak ikut, maka ceritanya sekilas aja ya.....











Rabu, Agustus 29, 2007

Awal perjalanan Xraider

Seiring kebutuhan refreshing untuk melihat dan merasakan kesegaran alam yang telah Tuhan ciptakan dan saling membangun komunikasi serta kebersamaan antar pelayan GKRHI Isa Almasih.

Diawali sebuah perjalanan survey tempat untuk kebutuhan reat reat remaja 'waktu itu belum terbentuk Xgen' dengan mengendarai 3 motor, kami berlima menyusuri puncak hingga Cipanas bahkan sampai terus lanjut ke Cianjur lokasi yang kami tuju berdekatan dengan waduk Cirata untuk sekedar mengunjungi seorang jemaat yang kebetulan sudah berpindah di sana, kami berangkat pagi hari pkl.09.00 dan kembali sampai Jakarta kira2 pkl.23 an dan hujan selalu menyertai perjalanan kami, wuiih mantaap....

Perjalanan ke Cianjur ternyata direspons baik oleh teman2 yang bermotor dan kami bersepakat mengadakan 'touring bersama' bahkan 2 mobil ikut serta, -1 H lebaran 'idul fitri' di tahun 2005 pagi hari kami berangkat to Cianjur... berjalanan sangat menyenangkan dan tak terlupakan inilah perjalanan kami secara masal untuk yang pertama kali
dimulai dari yang kecil bahkan sikembar dalam kandungan ikut serta ' wah... rame buanget ditambah sepanjang perjalanan ada beberapa outlet produk dibuka gratis untuk melayani mereka yang mudik dan tentu kami ikut nimbrung... weh wes yo wesss.... minum n nyemil graaatiss....


Kedatangan kami disambut baik oleh bapak ibu Supartono yang lokasi rumah ditengah ladang dan persawahan, selain dapat merasakan naik perahu at waduk cirata juga dapat merasakan kebersamaan makan malam diatas 'daun pisang' apa ya... namanya? waah boleh juga tu idenya.... mengadakan acara renungan firman dan do'a serta ucapan terimakasih kepada bapak dan ibu supartono yang telah menyambut baik kami. Pulang pagi hari bertepatan dengan hari raya lebaran dan sampai jakarta sekitar pukul 15 an, wah sekali lagi perjalanan yang tak terlupakan.......

Itulah awal perjalanan Xraider....